Menginisasi Lahirnya Asosiasi Pengangguran Demi Harkat & Martabat

 Oleh : Uzumaki Rockstar


(Ide ini tercetus dari keisengen untuk menjadi pahlawan”bangun kesiangan” demi kemuliaan. Yaaa, welcome pelase !!! Gerakan asosiasi pengangguran karena kepedulian kepada sesama dalam meramaikan jagat)

Bumi yang kita pijak ini milik bersama, kebersamaan ini harus terberdayakan dalam banyak hal dan tujuan yang mulia. Prolog yang saya sampaikan barangkali belum ngeh dihati pembaca yang Budiman bukan (Sudjatmiko). Begini, sebagai orang yang memiliki tingkat kelayapan diambang batas. Saya sudah banyak memperhatikan berbagai sendi kehidupan ini beserta dengan tetek bengeknya.

Kapan lalu dalam pelaksanaan wisuda kampus yang begitu meriah dan kegembiraannya memenuhi laman beranda sosial media sampai jengah menscrollnya. Tak berlebihan sebenarnya, karena lulus dan wisuda adalah momentum dalam hidup yang dianggap prestisius. Beberapa minggu setelahnya para penyandang sarjana muda ini sudah mulai aktif dalam berkelana. Dari satu tempat ke tempat yang lain, kantor demi kantor, dan perusahaan sana sini

Berbekal asesoris dan souvenir amplop coklat petentang petenteng sana sini. Karena ingin menebus rasa kebanggaan sebagai seorang sarjana dan balas budi kepada orang tua yang sudah menyekolahkan tinggi tinggi. Karena tak ingin dicap pengangguran setelah sekolah tinggi tinggi. Tidak mau dijadikan bahan ghibahan tetangga “sudah lulus kuliah kok gak bekerja”. Sekalipun akan menjadi pengangguran pada akhirnya

Muda, sarjana dan pengangguran sebuah keniscayaan. Saya ulangi pakai caps lock KENISCAYAAN ! namun pokok permasalahan bukan cuman itu saja. Kerap kali pengangguran ini tidak mendapat perhatian secara layak. Merasa kesepian, kepedihannya diemban sendiri. Tak terwadahi dan terfasilitasi secara terstruktur. Maka dari itu ide ini tercetus untuk membentuk aliansi yang gahar (Asosiasi Pengangguran)

Nah berikut saya sajikan beberapa alasan kuat mengapa perlu dibentuk asosiasi ini !

Dengan terbentuknya asosiasi pengangguran harapannya para tuna profesi bisa tersentral dan terdata dengan baik. Merangkul semua elemen yang “menganggur” untuk diajak urun rembuk dalam mencapai visi berkehidupan yang sejahtera. Memberikan pelatihan skill supaya tercapai hidup pengangguran yang profesional dan terhormat. Saling berbagi info loker, workshop dan jobfair

Selain itu keberadaan asosiasi ini untuk memobilisasi mereka yang mempunyai predikat sarjana apalagi lulusan cumlaude untuk lebih sadar. Bahwa realita kehidupan di dunia ini begitu kejam. Hidup butuh berkelana, kalau perlu sampai ke gurun yang tandus. Memberikan mindset bahwa sarjana dan pengangguran adalah dua hal yang apabila dikawinkan akan menjadi pasangan yang bisa harmonis

Kelompok ini nantinya akan sering berdakwah dalam gerakannya. Dakwah tentang kemandirian hidup bukan berarti tak perlu bersosial. Hanya kita perlu investasi, selain nilai cumlaude, investasi ilmu, pengetahuan, skill dan banyaknya kawan juga bagian dari investasi. Kalau kita dulu pelit memberikan contekan sewaktu masih mengenyam pendidikan dalam kelas. Hari ini kita membutuhkan sedikit “contekan” mereka untuk tips supaya dapat diterima masuk ke perusahaan tempat bekerja

Kelompok ini mempunyai misi, menjunjung tinggi harkat martabat dan marwah para pengangguran. Bagaimanapun para penganggur juga mahkluk manusia, bukan umbi umbian. Manusia yang perlu mendapat dukungan untuk tetap hidup layak. Disisi lain memang terlalu memadati populasi yang sudah padat di Negara ini. Integritas personalia penganggur harus dijunjung tinggi, minimal tidak menyusahkan orang. Tetap rendah hati, tidak sombong, dan selalu responsif membalas whatsapp.

Hemat saya, pengangguran adalah profesi. Apabila profesi ini ditekuni dengan kesungguhan hati, hasilnya pun juga tak akan menghasilkan apa apa. Paling tidak tuna profesi bukan kesedihan, karena masih bagian dari suku dan ras yang diakui eksistensinya dimuka bumi. Ikut meramaikan jagat raya, mewarnai kancah kehidupan dengan cara yang berbeda. Bagian dari kelompok yang patut diperhitungkan keberadaannya !!!

Btw, info loker ri !!!

 

Comments

  1. Definisi pengangguran butuh info loker dengan gaya berbeda😎

    ReplyDelete
  2. Lebih tekun dan istikomah menjalani profesi pengangguran, bismillah rii

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Selamat Hari HAM 2021 : Semoga HAM Tidak Terdampak Erupsi

Pasca Aktivis Mahasiswa : Berpolitik Atau Ternak Lele ?

Promosi Joki Skripsi : Mentalitas Yang Tidak Dimiliki Sembarang Mahasiswa !!!