Bukan Sajak dan Bait Puisi, Bukan !
Oleh : Aan Robi Azis
Kiranya hari ini
haruslah menyudahi perdebatan antara
kebenaran bumi bulat dan bumi datar
Kau pengikut Platonian
yang mengandalkan rasio logika atau seorang John Lockian seorang ulung
pengalaman dibanding logika
Kau datangnya
dari utopis atau kontemporer hari ini, pembela sosialis darah Marx ataupun Lenin
Tak begitu penting
untuk menujukkan gigi dan asamu detik ini
Segetir apa hari ini ?
Seperti halnya
menelisik kebenaran siapa dan mengapa dibalik pemusnahan perpustakaan
Alexandria yang tersohor sepanjang sejarah peradaban
Atau
penyelewengan penyelewengan nilai kebenaran ilmu pengetahuan yang dilakukan
eropa pada masa skolastik dahulu
Bahkan bujur
lintang selatan dan utara tak kunjung membawa kabar apa yang sebenarnya sedang
terjadi hingga sekarat seperti sekarang ini
-
Pandemic sebutannya
Kadang para
fundamentalis menyebutnya sebagai peringatan akhir zaman, para orientalis
menyebutnya hukuman dan tradisi 100 tahunan dan si instrumentalis menyebut ini
adalah bagian dari agenda konspirasi dan propaganda dunia
Seperti menjawab
apakah iya barat telah memanipulasi dan mengkonspirasi sejarah perang Mu’tah
antara muslim dan romawi yang dimenangkan oleh muslim dengan 3000 pasukan
melawan 200.000 pasukan dan membuat mereka malu
Begitulah cuitan
cuitan dan komentar, para budiman pasti akan merasa bodoh amat dengan asal mula
dari mana datangnya
Namun yang jelas
hari ini segala problema cukup kompleks, lebih kompleks sekedar menjawab
pertanyaan diatas
-
Pemimpin yang
mulai kehilangan arah, kapal besar bernama Negara yang menjauh dari
Orientasinya
Kompas dan arah
mata angin pemimpin tak jelas, orientasi cita cita Negara “melindungi segenap
tumpah darah Indonesia’, mulai bergeser
Melindungi
kepentingan kepentingan korporasi dalam rangka keselamatan capital bersama
Nilai nyawa
bangsa tak semahal teken kontrak dengan para capital
Persetan PSBB,
Psychal Distancing dan istilah beken lainnya, mereka lapar ! butuh akomodasi
dari buah tangan negaranya bukan konferensi pers !
Silahkan sahkan
semua aturan normatif yang mampu menyelamatkan, menyelamatkan bisnis dan upeti antek
beserta keluarga kalian
Sudahlah, semakin
panjang narasi ini. Semakin kebencian terngiang dalam hati dan pikiran
Tapi ngomong
ngomong, apa benar perpustakaan Alexandria hilang saat Khalifah Umar bin
Khattab menjadi khalifah umat muslim saat itu ???

Comments
Post a Comment